Dakwah-Lens
BriefingDiskusiPustaka KitabGaleri Flyer
Dakwah-LensMembantu para da'i dengan insights media berbasis AI. Sebuah inisiatif nirlaba dari Sukses & Berkah Group.

Produk

BriefingCara KerjaPustaka KitabDonasi

Tautan

Tentang KamiKontakPrivasiKetentuan
© 2026 Sukses & Berkah GroupDakwah-Lens

Sukses & Berkah Group

Halaqoh kecil, niat yang panjang.

Kami sekelompok kecil sahabat — sebagian besar akademisi, sebagian profesional di IT dan data science — yang memiliki niat untuk membangun tools agar da'wah di Indonesia dapat lebih tajam dan lebih berpijak pada dalil yang sesungguhnya.

Siapa kami

Dari halaqoh mingguan, ingin menghadirkan sesuatu yang bermanfaat.

Sukses & Berkah Group berawal — seperti banyak hal baik lainnya — dari halaqoh mingguan. Beberapa di antara kami: kolega, teman seangkatan, sahabat, yang konsisten datang untuk menuntut ilmu dan terus saling bertanya satu hal yang sama: apa yang sebenarnya bisa kami tinggalkan?

Mayoritas anggota aktif di dunia akademik. Sebagian bekerja di IT, software engineering, dan data science. Ruang berbeda, tapi keyakinan sama: tools yang lahir dari internet modern — large language models, vector search, classifier — bisa berkhidmat untuk umat, asalkan dibentuk oleh orang yang punya adab dan ilmu. Kalau tidak, teknologi yang akan membentuk kita, bukan kita yang membentuknya.

Kami sengaja tetap kecil. Kami bukan perusahaan, bukan startup, bukan media organisasi. Kami teman-teman yang sepakat membangun pelan-pelan, bertanya dulu ke guru-guru kami sebelum publikasi — akademik dan syariah — dan memperlakukan setiap dalil yang kami munculkan sebagai sesuatu yang akan dibaca da'i yang sedang menyiapkan materi untuk audiensnya.

Pembimbing & penasihat

Di bawah bimbingan para guru kami.

Prof. Dr.-Ing. Ir. Nasruddin, M.Eng.
Prof. Dr.-Ing. Ir. Nasruddin, M.Eng.

Guru Besar Teknik Mesin, Universitas Indonesia · Penasihat, Sukses & Berkah Group

Kelompok ini bernaung di bawah bimbingan Prof. Nasruddin — akademisi, insinyur, dan sosok senior yang pertanyaan-pertanyaannya menjaga kami tetap jujur. Beliau alasan kami tidak terburu-buru mempublikasikan sebelum mendengar, dan alasan setiap output di sini datang dari kitab yang sudah terverifikasi.

Lihat profil resmi Fakultas Teknik UI
Ust. Abdullah Haidir, Lc.
Ust. Abdullah Haidir, Lc.

Alumni Syariah LIPIA · Pengasuh utama manhajuna.com · Sharia Consulting Center

Sisi syariah kami dipertahankan oleh Ustadz Abdullah Haidir, Lc. Beliau menghabiskan 15 tahun di Kantor Jaliyat Sulay, Riyadh sebagai penerjemah dan da'i sebelum kembali mengabdikan diri di tanah air. Kini selain aktif menulis dan ceramah, ustadz humoris asal Depok ini juga ikut mengelola Sharia Consulting Center. Setiap kerangka teologi yang kami pakai di briefing pekanan kami tahan dulu di meja beliau sebelum sampai ke pembaca.

Lihat manhajuna.com

Mengapa kami membangun ini

Kami ingin legacy yang lebih panjang dari ketukan keyboard.

Setiap baris kode, setiap model yang kami latih, setiap ayat Al-Qur'an yang kami embed — kami berharap itu terhitung sebagai amal jariyah. Bukan amal yang berhenti saat kami berhenti mengetik, bukan pengaruh yang memudar saat feed di-scroll lewat. Insya Allah kami sedang menyusun 'ilmun yuntafa'u bihi' — ilmu yang bisa diambil manfaatnya — untuk para da'i di seluruh Indonesia dan diaspora yang memikul amanah ini setiap Jumat, setiap halaqoh, setiap percakapan dengan seseorang yang butuh jawaban yang tepat.

Niat, dalam dalil

Mengapa amal jariyah, dan mengapa "ilmu yang bermanfaat".

Tiga dalil pokok yang membentuk cara kami menilai pekerjaan sendiri — bukan dengan angka, tapi dengan apa yang masih berjalan setelah kami pergi.

Hadits

إِذَا مَاتَ ٱلْإِنْسَانُ ٱنْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara: sedekah jariyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakannya.”

— Sahih Muslim 1631 · diriwayatkan Abu Hurairah RA

Ayat yang menjadi bintang penunjuk kami. Membangun tools yang menolong satu da'i menyampaikan satu khutbah yang lebih baik — kami berharap — masuk ke dalam 'ilmun yuntafa'u bihi.

Al-Qur'an

يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَـٰتٍ

“Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.”

— QS. Al-Mujadilah 58:11

Alasan kami pertama-tama adalah komunitas akademik. Ilmu bukan ornamen — dalam framing Al-Qur'an sendiri, ialah yang mengangkat derajat seseorang.

Hadits

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ ٱلْقُرْءَانَ وَعَلَّمَهُ

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya.”

— Sahih al-Bukhari 5027 · diriwayatkan Utsman bin Affan RA

Mengajar termasuk infrastruktur yang memungkinkan pengajar menjangkau lebih jauh. Pekerjaan kami, sebisa mungkin, kontribusi kecil pada bagian kedua kalimat itu.

Doa, masukan, atau kolaborasi — kami terbuka untuk ketiganya.

Jika yang kami hadirkan bermanfaat bahkan untuk satu da'i yang sedang menyiapkan dakwah berikutnya — proyek ini sudah lebih dari sepadan. Doakan kami. Beritahu di mana kami keliru. Bantu di tempat yang Anda bisa.

Dukung kerja iniKembali ke beranda