Dakwah-Lens
BriefingDiskusiPustaka KitabGaleri Flyer
Dakwah-LensMembantu para da'i dengan insights media berbasis AI. Sebuah inisiatif nirlaba dari Sukses & Berkah Group.

Produk

BriefingCara KerjaPustaka KitabDonasi

Tautan

Tentang KamiKontakPrivasiKetentuan
© 2026 Sukses & Berkah GroupDakwah-Lens

Untuk da'i, ustadzah, kreator, orang tua, dan pengurus umat

Dakwah yang berpijak pada denyut zaman.

Tiap pekan kami membaca ribuan sinyal dari media dan media sosial Indonesia, lalu menyaringnya menjadi bahan dakwah siap pakai — dengan dalil yang diambil dari kitab terverifikasi.

Baca Insights pekan iniLihat cara kerjanya

27 media · 4 platform · 105.592 sinyal dianalisis dalam 30 hari terakhir

Insights pekan ini

Apa yang sedang dibicarakan umat, pekan ini.

Ini bukan contoh — data di bawah hidup, diperbarui dari korpus media dan media sosial Indonesia yang kami pantau setiap hari.

Briefing terbaru

  1. 01Hukum & Keadilan16 Juli
  2. 02Pemerintahan & Kebijakan16 Juli
  3. 03Lingkungan & Bencana16 Juli
  4. 04Ekonomi & Bisnis16 Juli

Tema teramai pekan ini

  • Kasus Jampidsus Febrie: Emas Sentul & Korupsi Batu Bara874 sinyal
  • Kasus Kriminal & Penegakan Hukum677 sinyal
  • Curhat & Kehidupan Sehari-hari487 sinyal
  • Kebijakan & Program Pemerintah408 sinyal
  • Dunia Pendidikan & Sekolah Rakyat361 sinyal
  • KDRT, Femisida & Kekerasan Seksual Anak351 sinyal

Pertanyaan yang wajar

ChatGPT, Claude, DeepSeek sudah ada — kenapa masih perlu Dakwah-Lens?

Untuk obrolan umum, LLM arus utama sudah lebih dari cukup. Tapi saat menyusun kajian, ada empat batasan yang membuat LLM umum tidak ideal dijadikan tumpuan.
LLM umum

Dakwah-Lens

Dalil bisa terkarang. LLM sering memunculkan ayat atau hadits yang TIDAK ADA, atau salah nomor surah/hadits — risiko kredibilitas terbesar bagi seorang da'i.

Setiap dalil diambil (retrieved) dari korpus kitab terverifikasi — Qur'an, Bukhari, Muslim, Riyad as-Salihin. LLM dilarang mengarang; bila tidak ada di korpus, tidak dikutip.

Bisa mencari di internet, tapi pencariannya ad-hoc dan generik — Anda harus menyusun query, LLM meng-Google, lalu Anda menyaring hasilnya sendiri. Tidak ada konteks tentang apa yang sedang menjadi perhatian umat Muslim Indonesia minggu ini.

Menjalankan RSS Indonesia tiap 2 jam plus sosial mingguan (X, YouTube, TikTok, Instagram), mengklasifikasi tiap post (sentimen + kelompok tema dakwah + skor opportunity), lalu mengelompokkannya menjadi tema-tema. Analisis sudah tuntas sebelum Anda bertanya — Anda mulai dengan situational awareness, bukan halaman kosong.

Tidak ada guardrail syar'i. Bisa menghasilkan konten yang bertentangan dengan ijma' atau menggunakan framing yang kurang sensitif bagi audiens Muslim.

Setiap output diberi label 'AI-assisted, bukan fatwa otoritatif'. Tidak pernah generate dalil. Nada: rahma + hikmah, bukan konfrontatif atau sektarian (PRD §12).

Anda harus prompting dari nol setiap kali — menebak apa yang sedang ramai, menyusun konteks, lalu memverifikasi referensi satu per satu.

Setiap post sudah pra-klasifikasi: sentimen, kelompok tema dakwah, dan skor da'wah-opportunity. Anda memulai dengan situational awareness yang utuh.

Landasan kami

ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَـٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ

“Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik, dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang lebih baik.”

— QS. An-Nahl: 125

Setiap dalil di platform ini diambil dari pustaka kitab terverifikasi — Al-Qur'an, Sahih al-Bukhari, Sahih Muslim, dan lainnya — bukan dihasilkan oleh AI. Setiap kutipan menaut kembali ke sumbernya.

Cara kerja

Tiga langkah sederhana

  1. 01

    Pantau percakapan

    Dakwah-Lens membaca berita, media sosial, dan video Indonesia 24/7.

  2. 02

    Pahami isu yang relevan

    AI menilai relevansi da'wah dari setiap topik — aqidah, akhlaq, muamalah, keluarga, ekonomi, dan lainnya.

  3. 03

    Dapatkan kajian yang siap pakai

    Ringkasan situasi, segmentasi audiens, dalil pendukung, dan template khutbah atau konten — semuanya di satu tempat.

27

RSS Indonesia — Kompas, Detik, Antara, Republika, Tempo, CNN…

4

X · Instagram · TikTok · YouTube

105.592

Sentimen + relevansi sudah diklasifikasi, 30 hari terakhir

Pipeline berjalan otomatis: media arus utama tiap 2 jam · X di-scan tiap Rabu pukul 22.00 WIB · TikTok pukul 22.10 WIB dan Instagram pukul 22.20 WIB di hari yang sama · overlay tren X + YouTube pukul 12.00 WIB tiap hari · pemindaian topik mainstream pukul 04.00 WIB tiap hari · pemindaian topik X + TikTok + Instagram tiap Kamis pukul 04.00 WIB · digest email tiap Kamis pukul 08.00 WIB.

Untuk siapa

Dibangun untuk yang menyampaikan.

Bukan hanya untuk mimbar. Siapa pun yang mengajak pada kebaikan — di masjid, di kelas, di feed, atau di ruang keluarga — berangkat dari bahan yang sama: apa yang sedang terjadi, dan apa kata dalil tentangnya.

  • Da'i & khatib
  • Ustadzah & majelis taklim
  • Kreator konten
  • Orang tua
  • Pengurus & penggerak umat

Dukung perjalanan kami

Gratis selamanya, kita topang bersama

Dakwah-Lens akan selalu gratis untuk para da'i. Donasi Anda membantu kami menutup biaya server, kredit AI, dan waktu para relawan supaya pelayanan ini dapat terus berjalan.

  • Transfer BankDetail rekening akan segera tersedia
  • QRISQRIS akan segera tersedia

Akses penuh

Mulai dari Insights — tanpa akun.

Seluruh briefing mingguan terbuka untuk publik. Pendaftaran akun personal sedang kami batasi selama masa beta; jika Anda membutuhkan akses penuh, hubungi kami dan ceritakan kebutuhan dakwah Anda.

Singkatnya: pakai LLM umum untuk eksplorasi ide. Pakai Dakwah-Lens saat Anda membutuhkan sinyal media Indonesia real-time + dalil yang verifiable + guardrail syar'i.

Buka semua Insights
Lihat catatan pengeluaran dan donasi kami
Baca Insights sekarang
Hubungi tim untuk akses beta
Lihat penjelasan teknis selengkapnya