Hook
"Pekan ini ada keluarga di Solok Selatan yang dianiaya — bukan karena bersalah, tapi karena berani lapor pemerkosaan anaknya. Pesannya jelas dari kampung itu: jangan lapor."
Visual
Layar 1 (0-3 detik): Teks besar di tengah, kontras tinggi — "BERANI LAPOR, DIANIAYA." Background gelap, font tebal merah/oranye.
Layar 2 (3-8 detik): Cut ke kreator (saya/kamu) bicara langsung ke kamera, tone tenang tapi serius. Caption bawah: "Solok Selatan, pekan ini."
Layar 3 (8-25 detik): B-roll cepat — siluet ibu menggendong anak, rumah dengan jendela menutup, satu tangan menulis surat pengaduan, lalu papan nama Komnas Perempuan.
Layar 4 (25-45 detik): Close-up kreator menyebut tiga nomor hotline. Caption besar muncul satu per satu di layar.
Layar 5 (45-55 detik): Teks akhir — "Sebar nomor ini ke grup WA keluargamu. Itu cukup."
Script (untuk voice-over)
"Pekan ini ada keluarga di Solok Selatan yang dianiaya — bukan karena bersalah, tapi karena berani lapor pemerkosaan anaknya. Pesannya jelas dari kampung itu: jangan lapor.
Tapi ada yang lebih nyeri lagi. Karena pesan ini bukan unik Solok Selatan. Hampir setiap kasus pemerkosaan di kampung punya pola yang sama — keluarga pelapor jadi sasaran tekanan sosial, bukan dapat perlindungan.
Yang bisa kita lakukan sekarang sederhana banget. Sebar tiga nomor ini ke grup WA keluarga: Komnas Perempuan 021-3903963. KPAI 021-31901556. Hotline Sahabat Perempuan dan Anak 129.
Itu doang. Ibu yang butuh, anak yang butuh, minimal tahu ke mana harus telepon. Memori publik dijaga lewat hal kecil yang konsisten. Bukan lewat hujatan yang lupa dalam dua hari."
CTA
Caption postingan: "Pekan ini, sebar tiga nomor hotline ini ke minimal satu grup WA keluarga atau RT. Hak orang lemah dijaga lewat akses informasi yang dipegang ibu-ibu di lingkungan. Sebut juga teman atau saudara yang menurut kamu perlu tahu. #SosialKeluarga #PerlindunganAnak"
Catatan untuk kreator
- Durasi target: 50-60 detik (optimal untuk Reels + TikTok)
- Tone: tenang tetapi tegas; jangan dramatic music yang menghiba
- Sebut nama lokasi (Solok Selatan) dan jenis kasus sekali saja — fokus utama bukan ke kasusnya melainkan ke aksi yang bisa dilakukan penonton
- Musik latar: instrumental tipis; hindari musik yang terdengar manipulatif emosi
- Hindari menyebut nama korban / detail kekerasan — fokus ke pesan struktural
