Script Video 1 — 60 detik — "Kenapa harga cabai naik karena Israel-Iran?" (TikTok/Reels)
HOOK (5 detik): "Guys, kalian tahu nggak harga cabai naik minggu ini bukan karena petaninya, tapi karena Iran sama Israel?"
BODY (45 detik): "Literally, ini logikanya. Iran sama Israel lagi saling serang, harga minyak dunia naik, rupiah ikut tertekan ke 18 ribu, jadi semua impor termasuk pupuk dan transportasi jadi mahal. Cabai? Naik. Tahu tempe? Hampir mewah. Vibe dapur kita berubah karena perang di Timur Tengah. Tapi ini bukan alasan buat marah-marah aja. Ini juga panggilan—di QS. An-Nahl: 90, Allah ngingetin kita untuk adil, ihsan, dan kasih ke yang dekat. Pas dunia goyang, kita yang masih makan tiga kali sehari punya tanggung jawab lebih ke yang nggak bisa. Itu inti dakwah pekan ini."
CTA (10 detik): "Coba cek tetangga kamu yang harian, tanyain kabarnya. Itu langkah konkret kamu hari ini. Save reel ini biar inget."
Script Video 2 — 75 detik — "Lima hari menuju Muharram, apa yang kamu bawa?" (IG Reels/Shorts)
HOOK (5 detik): "Btw, lima hari lagi tahun baru hijriah. Sudah siap?"
BODY (55 detik): "Yang sering orang nggak ngeh: tahun baru hijriah tuh momen muhasabah, bukan party. Bahkan Nabi ﷺ sendiri ngajarin kita berdoa minta perlindungan dari kelemahan, kemalasan, dan ketakutan (Sahih Muslim 6906). Coba refleksiin—tahun 1447 lalu kamu jadi orang yang gimana? Lebih sabar atau lebih reaktif? Lebih dekat sama Allah atau lebih jauh? Lebih hadir buat keluarga atau lebih sering di-HP? Tahun baru hijriah ini bukan tentang resolusi muluk—it's about pause. Stop scroll sebentar. Lihat ke dalam. Tulis tiga hal yang mau kamu tinggalin dari 1447, tiga hal yang mau kamu bawa ke 1448."
CTA (15 detik): "Komentar di bawah satu kata yang mewakili tahun 1447 kamu. Aku bacain satu per satu nanti."
Script Video 3 — 60 detik — "Kalau marah lihat Gaza, salurkan ke sini" (TikTok/IG Reels)
HOOK (5 detik): "Marah lihat berita Gaza? Aku juga. Tapi jangan stuck di marah doang."
