Ringkasan Eksekutif
Pekan ini, di antara post yang masuk kelompok Konflik & Geopolitik, percakapan didominasi oleh tiga benang besar. Kesepakatan damai AS–Iran dan dampaknya di kawasan menjadi topik paling ramai dengan 155 postingan, disusul solidaritas untuk Palestina dengan 43 postingan, lalu diskursus respons aparat terhadap demo mahasiswa dengan 21 postingan. Komposisi sentimen: 41,4% negatif, 33,8% netral, dan 24,8% positif — angka negatif turun 36,0 poin persentase dari baseline lama (sebelumnya 77,4%), tanda nada percakapan sedikit lebih reda sejak kabar damai. Dua benang merah muncul jelas: pertama, umat mencari kerangka adil di tengah eskalasi-rekonsiliasi geopolitik; kedua, solidaritas mustadh'afin lintas batas — Palestina, Rohingya, suara kritis di dalam negeri — menjadi titik temu moral.
Numerik & Tren Pekan Ini
Volume keseluruhan kelompok Konflik & Geopolitik pekan ini menyentuh 923 postingan, naik 18,5% dari pekan sebelumnya (779 postingan). Lonjakan ini tertahan oleh satu peristiwa berat — kabar kesepakatan damai AS–Iran — yang menarik perhatian sebesar 155 postingan dengan 2,3 juta total tayangan dan 162 video YouTube. Topik kedua, Solidaritas untuk Palestina & Konflik Tepi Barat, menempati 43 postingan dengan 471 ribu tayangan. Respons aparat terhadap demo mahasiswa berada di urutan ketiga dengan 21 postingan namun mencatat 37,5 juta tayangan agregat — tanda dari satu-dua video viral berdurasi panjang. Rasisme & diskriminasi SARA berada di urutan keempat dengan 11 postingan, didominasi kabar dari Malaysia tentang anak-anak Rohingya di pusat tahanan imigrasi.
Komposisi sentimen pekan ini: 41,4% negatif, 33,8% netral, 24,8% positif. Baseline lama menunjuk 77,4% negatif, sehingga negatif turun 36,0 poin persentase — sinyal pereda yang dipicu kabar damai, walau masih jauh dari positif.
Platform mix membentang antara YouTube (415 postingan, 36,6% negatif / 29,4% positif), media arus utama (306 postingan, 54,9% negatif — paling murung di antara tiga platform), dan X (202 postingan, 30,7% negatif / 35,6% positif — paling cerah). Perbedaan ini bercerita sendiri: di media arus utama, beritanya didominasi tone laporan keras (rudal, ancaman, pelanggaran), sementara di X dan YouTube ruangnya lebih terbuka untuk doa, kisah mualaf, dan refleksi hijrah Muharram. Khateeb yang bersandar pada satu sumber saja akan menangkap setengah pekan ini.
